Jumat, 12 Juli 2013

soal QA/QC



1.   a. Quality Assurance adalah suatu perencanaan atau kegiatan yang sistematis yg diperlukan untuk memberikan yakinan yang memadai bahwa suatu produk/jasa memenuhi persyaratan standart, spesifikasi dan peraturan yang berlaku.
b. Beda QA dan QC :
QA = Membuat perencanaan dan memastikan mutu suatu produk.                            
QC = Mengendalikan mutu suatu produk agar memenuhi persyaratan std, spesifikasi dan peraturan yg berlaku.
c. Fungsi yang diperlukan untuk meyakinkan bahwa system dapat dioperasikan secara benar dan efektif adalah Fugsi komitmen manajemen untuk mengaplikasikan system secara kontinu.

3.   Penanggulangan Cold Crack  :
a.   menurunkan kadar unsure paduan yang dpt mempertinggi sifat mampu keras baha serendah mungkin.
b.   Menggunakan elektroda low hydrogen
c.   Melakukan PWHT

4.   Penyebab terjadinya undercut pada proses SMAW:
-     suhu material yang terlalu tinggi
-     ampere kawat las terlalu tinggi
-     speed pengelasan terlalu tinggi
-     kawat las terlalu besar
-     sudut elektroda terlalu cepat
-     ayunan pengelasan terlalu cepat

5.   a. Quality system :
suatu teknik untuk pengendalian mutu yg sistematis
b. Quality system manual :
Suatu teknik pengendalian mutu agar tetap terjaga dengan cara manual
Quality manual : suatu teknik pengendalian mutu secara manual yg tertera pada produk.
c. Struktur quality system manual










d. Yg disyaratkan dalam quality manual berdasarkan iso 9001-2000.
1. General descripsion.
Penjelasan scr umum ttg quality manual system
2. Procedure
Langkah2 kerja utk quality manual system dari awal hingga selesai
3. Work intructrion
Pedoman dalam melaksanakan kendali mutu dan harus dilaksanakan sesuai procedure
4. Report
Kumpulan data ttg quality manual system mengenai mutu dari suatu produk


e. Struktur manual prosedur dan intruksi
Owner   à Konsultan à manufaktur à sub contractor

f. Contoh intruksi kerja à repair welding of pressure vessel
1. Cacat yg tidak sesuai dgn persyaratan std asme set VIII harus dihilangkan dgn menggunakan arc air gouging / grinding.
2. Daerah pengelasan yg sdh digouging/ digrinding diuji dengan MT/PT
3. Gunakan spesifikasi prosedur pengelasan utk repair/wps yg sesuai dengan  spesifikasi prosedur pengelasan 
4. Hasil repair pengelasan hrs diuji visual dan RT sesuai dgn STD ASME sect VIII


Tidak ada komentar:
Write komentar